Assalamualaikum Wr.Wb.
Untuk postingan kali ini, saya
akan membahas sedikit tentang akuntansi dan jenis-jenis bidang akuntansi. Selamat
membaca~~
Seperti
postingan saya sebelumnya, alasan saya memilih akuntansi adalah karena saya
sangat ingin mengusai bidang akuntansi dan bekerja sebagai akuntan yang
professional nantinya. Manfaat yang saya harapkan dari bidang akuntansi tentu
banyak. Karena Akuntansi terlibat dalam hampir segala
sesuatu dalam hidup kita apakah kita tahu atau tidak, dan pentingnya
kadang-kadang bisa dilupakan. Semuanya kebutuhan akuntansi. Dari makanan yang
Anda makan, ke perusahaan tempat Anda bekerja, atau bahkan musik yang Anda
dengar di radio, akuntansi dibutuhkan dan terlibat dalam semua hal
langkah-langkah produksi atau operasi.
Sebuah tindakan akuntan, agregat dan laporan informasi
keuangan yang diperlukan untuk kepentingan pengambilan keputusan oleh manajer
organisasi, pemilik, investor, instansi pemerintah dan pengguna lainnya. Dari
pernyataan sebelumnya, kita bisa melihat indikasi yang menunjukkan bagaimana
akuntansi penting dalam karir. Semuanya kebutuhan akuntansi. Apakah Anda
seorang dokter, atau pekerja kantor biasa, Anda masih perlu bermain dengan
angka dan memperhitungkan biaya hal-hal yang Anda gunakan atau digunakan oleh
orang lain. Saya berharap pula akuntansi dapat mengelola dan mengendalikan
keuangan pribadi, karena itu merupakan hal penting bagi semua orang.
Jenis-Jenis Bidang Akuntansi:
1. Akuntansi Keuangan (Financial atau General Accounting) menyangkut
pencatatan transaksi-transaksi suatu perusahaan dan penyusunan laporan berkala
dimana laporan tersebut dapat memberikan informasi yang berguna bagi manajemen,
para pemilik dan kreditor.
2. Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)
merupakan suatu bidang yang menyangkut pemeriksaan laporan-laporan keuangan
melalui catatan akuntansi secara bebas yaitu laporan keuangan tersebut
diperiksa mengenai kejujuran dan kebenarannya.
3.
Akuntansi Manajemen (Management Accounting) merupakan
bidang akuntansi yang menggunakan baik data historis maupun data data taksiran
dalam membantu manajemen untuk merencanakan operasi-operasi dimasa yang akan
datang.
4.
Akuntansi Perpajakan (Tax Accounting) mencakup
penyusunan laporan-laporan pajak dan pertimbangan tentang
konsekuensi-konsekuensi dari transaksi-transaksi perusahaan yang akan terjadi.
5. Akuntansi Budgeter (Budgetary Accounting) merupakan
bidang akuntansi yang merencanakan operasi-operasi keuangan (anggaran) untuk
suatu periode dan memberikan perbandingan antara operasi-operasi yang
sebenarnya dengan operasi yang direncanakan.
Laporan Keuangan Dan Syarat-Syaratnya:
Laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan
suatu perusahaan pada suatu periode
akuntansi yang dapat
digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan keuangan
adalah bagian dari proses pelaporan keuangan.
Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi :
·
Laporan
perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus
kas atau laporan arus dana
·
Catatan
dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari
laporan keuangan
Syarat-Syarat
Laporan Keuangan:
1.
Relevan artinya bahwa informasi yang
dijadikan harus ada hubungan dengan pihak-pihak yang memerlukan untuk mengambil
keputusan.
2.
Dapat dimengerti artinya bahwa
laporan keuangan yang disusun berdasarkan secara jelas dan mudah difahami oleh
para pemakainya.
3.
Daya uji artinya bahwa laporan
keuangan yang disusun berdasarkan konsep-konsep dasar akuntansidan
prinsip-prinsip akuntansi yang dianut, sehingga dapat diuji kebenarannya oleh
pihak lain.
4.
Netral artinya bahwa laporan
keuangan yang disajikan bersifat umum, objektif dan tidak memihak pada
kepentingan pemakai tertentu.
5.
Tepat waktu artinya bahwa laporan
keuangan harus di sajikan tepat pada waktunya .
6.
Daya banding artinya bahwa
perbandingan laporan keuangan dapat diadakan baik antara laporan perusahaan
dalam tahun tertentu dengan tahun sebelumnya atau laporan keuangan perusahaan
tertentu dengan perusahaan lain pada tahun yang sama.
7.
Lengkap artinya bahwa laporan
keuangan yang disusun harus memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dan tidak
menyesatkan pembaca.
Sumber: